[FRC ROSTER] Ananda
patung karya Ishibashi Yui
BAGIAN 1 - DATA KARAKTER
| BIODATA | |
|---|---|
| Nama | Ananda |
| Panggilan/Julukan | Nona Pohon |
| Ras | Manusia |
| Gender | Wanita |
| Usia | 25 tahun |
| PENAMPILAN | |
|---|---|
| Deskripsi Fisik | |
| Dari dada ke atas, Ananda merupakan pohon berwarna gading yang bercabang banyak. Cabang-cabangnya makin ke ujung makin merah, dan di ranting paling kecil pun 'cabang pohon' itu menjadi mirip serabut-serabut pembuluh darah. Pohon darah Ananda berdaun pada awalnya, namun sekarang sudah meranggas. Akar pohon menyatu langsung dengan kulit normal Ananda, melingkupi tengkuk, selangka, dan berakhir di dada. Selain bahwa payudaranya hilang berkat akar pohon, Ananda sama seperti wanita sehat pada umumnya. Dia masuk Alforea tanpa busana. |
| SEMESTA ASAL | |
|---|---|
| Nama Semesta | Dunia |
Pada umumnya sama seperti dunia nyata, namun memiliki geopolitik dan astronomi yang jauh berbeda.
|
|
-
|
|
| KEPRIBADIAN | |
|---|---|
| Ananda dulu merupakan pembaca berita ringan dan bincang pagi di saluran TV swasta terkenal. Sebelumnya Ananda sudah menanjak karir dari penyiar radio. Dia aktif di kehidupan sosial, terutama di kehidupan malam. Siang olahraga, malam dansa-dansa. Itulah mengapa badannya tidak kurus dan tidak gemuk. Ideal. Dia tinggal di satu kamar apartemen bersama seorang pria yang bukan saudara pun bukan pacar, sampai suatu saat pria tersebut pergi dan pacar Ananda tinggal bersamanya. Lalu kecelakaan itu terjadi. Kepala Ananda terpenggal. Seluruh keluarga dan teman berkabung. Ananda dimakamkan. |
| BIOGRAFI | |
|---|---|
| The True Story | Ananda dulu merupakan pembaca berita ringan dan bincang pagi di saluran TV swasta terkenal. Sebelumnya Ananda sudah menanjak karir dari penyiar radio. Dia aktif di kehidupan sosial, terutama di kehidupan malam. Siang olahraga, malam dansa-dansa. Itulah mengapa badannya tidak kurus dan tidak gemuk. Ideal. Dia tinggal di satu kamar apartemen bersama seorang pria yang bukan saudara pun bukan pacar, sampai suatu saat pria tersebut pergi dan pacar Ananda tinggal bersamanya. Lalu kecelakaan itu terjadi. Kepala Ananda terpenggal. Seluruh keluarga dan teman berkabung. Ananda dimakamkan. . |
BAGIAN 2 - KEMAMPUAN DAN MOUNT
| KEMAMPUAN | |
|---|---|
| Kemampuan 1 | Ananda melihat dunia dari sudut pandang orang ketiga meski buta warna, karena setiap cabang pohon bisa mendeteksi getaran dari semua arah. Ini juga membuat Ananda bisa 'melihat' suara. Tidak punya mata membuat Ananda tahan terhadap segala silau, ilusi optik, dan trik visual lainnya. Tidak punya hidung membuat Ananda tahan terhadap bau menyengat, sesak napas, kehabisan udara, dan sakit pernapasan lainnya. Dia masih punya paru-paru, namun sudah kolaps sehingga tidak berfungsi. Pohon Ananda memproduksi oksigen sendiri. Ananda berbicara melalui bahasa isyarat. Orang lain di Alforea bisa melihat bahwa semua isyarat ini secara ajaib disertai teks, meski tidak terdengar suara. |
| Kemampuan 2 | Semua cabang pohonnya bisa dirusak tanpa membunuh maupun menyakiti Ananda. Patah, terpotong, terbakar, tidak masalah meski cabang tersebut akan berdarah. Darah dari pohon tidak akan membuat tubuh manusianya lemah, karena sirkulasinya terpisah. Tiap cabang bisa tumbuh lagi dalam waktu sebulan: |
| KELEMAHAN | |
|---|---|
| Fatal: Hanya memiliki 1 HP (hit point) di bagian manusia. Bagian pohon sangat mudah terbakar, baik oleh api maupun listrik. Hitbox besar (mudah terkena serangan) karena bagian pohonnya besar. Telanjang.
Mematung jika tidak mendapat sinar matahari.
|
| MOUNT | |
|---|---|
| - |

Komentar
Posting Komentar