[FRC ROSTER] Lucida Rimawel
Lucida Rimawel - Pengutuk Mimpi Pertama
NAMA : Lucida Rimawel
UMUR : 28 tahun
JENIS KELAMIN : Perempuan
DESKRIPSI FISIK :
Menurut pengakuan Alfayt Sintroma
“Tidak banyak yang kuingat dari fitur fisik gadis ini. Yang kuingat hanyalah bahwa gadis ini tinggi, mungkin sekitar 175 cm. ramping dan kurus (sulit bagiku untuk menebak umur –apalagi karena isu tersebut sensitif). Rambutnya pendek dan -entahlah mungkin berwarna hitam. Saat gadis itu bergerak terlihat seperti ia mengenakan anting panjang, menyerupai pentol korek. Baju? Sayang sekali hanya kepalanya saja yang kuingat. Satu yang pasti, ia menjatuhkanku dengan cepat dalam mimpi dan dia… kurasa bagian itu tak perlu kuceritakan, yang pastinya kalian tahu aku tak lagi mendapat julukan pemburu perawan.“
Menurut pengakuan Theomigas Dawnijo
“Lucida? Hmmm… nama yang tak asing di kalangan kami para Penjaga Mimpi. Gadis Bengal pembenci pria itu sering sekali membuat kami kerepotan. Dia adalah salah satu dari lawan yang tak ingin kami temui. Hanya satu orang yang sepertinya cukup obsesif bertemu dengannya. Namanya Xyz, ah dasar panggilan Setan Mimpi, itu dia di sana. Tanyalah padanya perihal Pengutuk Mimpi itu.”
Menurut pengakuan Xyz Cidrta
“Lucida? Urusan apa yang kau inginkan dari dia? Menerima tawaran mengutuknya? Atau kau mengincar tubuh seksi nya? Atau kau mengincar jubah Pelangi tujuh Dosa-nya? Oh tidak, aku tahu… tampang materialistis sepertimu pasti mengincar Piring dan Lilin Pemusnah Asa miliknya. Ya ya kau pasti terpesona padanya. Dia cantik, menggelora dengan mata yang begitu angkuh, dan ah… tubuh yang begitu diidamkan. Hmm, atau kau sebenarnya sedang ingin menyewanya? Bagus kalau begitu. Siapa targetmu? Beritahu namanya dan akan kulindungi targetmu itu! Ayo cepat, pergilah! Hanya orang yang ingin punya urusan dengannya yang akan bisa bertemu dengan si cantik-bahaya itu.”
KEPRIBADIAN :
Disarikan dari catatan Ananda Surya, salah seorang yang mengaku bertemu dan berbincang dengan Lucida.
“Lucida. Bukan tipe gadis yang ingin ditemui pria biasa. Mungkin hanya pria tipe-tipe masokistik yang akan mau bertemu dengannya. Aku tak suka sifat merendahkan dan suara memerintahnya. Belum lagi nada tinggi dan suara melengkingnya membuatku muak. Tapi wawancara adalah wawancara.
Ia membenciku. Aku dapat melihat dari senyumnya yang tertarik sinis itu. Ia memaksaku untuk duduk manis? Heh! Aku penulis di sini. Aku punya kuasa. Tapi bagiku dia menarik. Persis seperti macan, macan betina yang melindungi anaknya. Pria mendekat, ia akan mencakar dan mengejar tak kenal lelah… dan memangsanya. Bekas luka di mataku ini juga hasil dari ‘salah ucap’ tentang perempuan. Heh, dasar betina. Ia tak segan, hampir kurasakan ia tak mengenal keraguan saat bertindak. Itu lah yang mengerikan darinya: Predator.
Aku tak suka berbicara lama-lama dengannya. Salah-salah ia bisa memotong bagian tubuhku. Atau entahlah, ia berkata akan mematahkan ‘batang’ku. ”
BIOGRAFI :
Lahir dari keluarga khusus yang bisa masuk ke alam mimpi di kota Nataleta. Awalnya ia diplot untuk masuk sebagai salah satu korps elite Penjaga Mimpi, seperti ayahnya. Kemampuan atletik dan daya analisis singkatnya menjadikan ia termasuk diantara para Penjaga Mimpi pemula yang diharapkan. Saying pada misi pertamanya ia menghilang karena hancurnya alam mimpi “Prustelida” –klien yang mimpinya harus dijaga karena terus diteror.
Regu pencari diutus tapi mendapatkan hasil nihil. Selama 7 hari ia menghilang dan ditemukan di lembah Tpyomim berselimutkan Jubah yang memiliki 7 warna dan bertotol-totol seperti macan. Ia dibawa kembali ke Nataleta. Pada satu hari itu, semua pria yang sedang pulas tertidur di kota itu mengalami kelumpuhan parsial. Mereka mengaku diserang gadis kecil yang mampu mengendalikan Setan Mimpi. Gadis itu dikatakan mirip Lucida. Besoknya, kejadian yang sama terulang kembali, di saat Lucida masih pulas.
Di hari ketiga, para konsul memutuskan untuk membangunkan Lucida secara paksa untuk menginterogasinya. Di saat itulah kaum Pengutuk Mimpi datang dan meminta Lucida untuk dikembalikan. Mereka mengaku bahwa Lucida adalah Messiah dari kaum mereka. Diplomasi dilakukan tapi pada hari itu juga, semua utusan dari dua sisi; Pengutuk dan Penjaga Mimpi mengalami kelumpuhan massal karena diserang dalam alam mimpi – yang paling parah dialami oleh pria.
Lucida terbangun dalam kondisi trance. Meninggalkan mereka semua dengan mengatakan bahwa ia tidak termasuk diantara kedua kaum. Setelah itu ia dikabarkan menghilang dan hanya bisa ditemukan oleh mereka yang berkeinginan keras untuk mengutuk seseorang dalam mimpi.
KEMAMPUAN :
Berdasar dari info korban, dapat disarikan kemampuan gadis ini:
Jubah-Pelangi-tujuh-dosa nya mampu mengenali dosa-dosa yang disembunyikan dalam pikiran manusia. Iri, Nafsu birahi, Kemarahan, Rakus, Kemalasan, Kesombongan, dan Keserakahan. Kepribadian Lucida pun dikatakan cocok untuk memancing sifat bejat ini keluar. Begitu sifat ini dideteksi oleh jubah maka sifat tersebut akan dimanifestasikan dalam wujud Setan Mimpi yang akan menyerang target. Semakin kuat 7 dosa tersebut maka semakin kuat manifestasi Setan Mimpi tersebut.
Piring dan Lilin Pemusnah Asa. Cahaya pada lilin ini mampu menghipnotis lawan untuk tetap diam di tempat. Apabila batang lilin ditempelkan pada tubuh lawan maka ia tidak boleh bergerak. Bila ia bergerak maka sang pemimpi akan terbangun karena goncangan maha dahsyat. Sang pemimpi biasanya terbangun dan membuat korban hilang selamanya di alam satu masa tersebut. Seperti kiamat dunia. Hanya peralatan untuk bertahan.
Bila Piring dibakar dan ditebas maka target akan dikerubungi oleh Api Pemusnah Mimpi. Bila target terkena Api tersebut maka ia akan terlempar kembali ke alam nyata dan melupakan segalanya.
Anting Pentool. Dikabarkan sebagai alat untuk memantik api untuk menyalakan Lilin Pemusnah Asa. Selain itu ketajamannya bisa digunakan sebagai untuk memotong batang lilin.
Dan berdasar info juga, ia tak seperti Pengutuk Mimpi pada umumnya. Serangan Lucida bersifat instant dan cepat. Ia dijuluki Pengutuk Mimpi Pertama karena mampu menghukum pada kunjungan pertama – tidak seperti Pengutuk Mimpi lain yang butuh maksimal 7 kunjungan. Tapi dampak dari instan ini cukup merusak, dan iapun dibenci kaum Pengutuk Mimpi karena hal tersebut.
Selain dari alat-alat yang disebutkan di atas, Lucida adalah salah satu master dari Tarian Piring Pengunci. Beladiri khas Pengutuk Mimpi ini bisa digunakan sebagai dua fungsi:
Untuk mengunci lawan dengan meletakkan piring di 7 titik vital
Untuk hipnotis melalui tarian dalam gerak lambat dan ritmikal. Banyak memakai gerakan berputar dalam gerakan tangan dan gerakan kaki.
Update:
Setan Mimpi yang pernah dikenali:
Kemalasan: Kukang terrantai. jumlah rantai menjadi penanda kemalasan seseorang. nominal tertinggi yang pernah terlihat adalah sembilan. kemampuannya adalah tahan banting dan mampu menembakkan sinar merah tipis yang bisa menembus, membeku dan memadatkan korbannya. K sebagai lawan pertama Lucida memiliki tujuh rantai (silahkan kira sendiri kemalasannya)
Keserakahan: Babi berkepala tiga dan bermulut lima. dikatakan sebagai Setan Mimpi yang tidak terlalu besar kemampuannya. mungkin masih ada lagi jenis yang lain. kemampuan Babi ini menyedot apapun yang berazaskan "Keserakahan".
Iri: ???
Marah: ???
Kesombongan: ???
Nafus Birahi: ???
Rakus: ???
KELEMAHAN :
Kemampuannya hanya bisa digunakan dalam dunia mimpi kecuali Tarian Piring Pengunci. Ia butuh lawannya untuk tidur
Tidak punya kemampuan bertahan, atau lebih tepatnya, ia hanya berpikir untuk maju menabrak dan menghiraukan luka. Untungnya ia cukup lincah menghindar.
Saat masuk dalam dunia mimpi, seperti penjaga mimpi, tubuh dalam dunia nyatanya tak terjaga.
Tak bisa tenang di hadapan pria. Emosinya sering lepas kontrol dan membuat dirinya sering merangsek menampar, menghajar, dan menghina pria. Tapi sifat ini kadang membuatnya memiliki fans tersendiri.
REALMS : Alam Mimpi – disebut Lucidy oleh sebagian pengelana mimpi. Dikatakan pula ia tinggal di versa 7 dekat pohon dimensi Iggdrasl
MOTIVASI IKUT TURNAMEN.
Aku Lucida Rimawel. Diari ini kutulis sebagai bukti Telaah dan Kutuk Mimpi ke 1001. Angka yang mengerikan, mengingatkanku akan malam pertama aku bertugas. Malam dimana segala pandanganku tentang dunia berubah. 1001. Magis. Sama seperti kutukan.
Klienku, Nekoman. Makhluk ghaib berwujud kucing. Eksistensinya misterius bagiku. Ia seperti Setan Mimpi tapi dengan kepercayaan diri yang tidak berlebih. Ia menanyakan “Tertarikkah untuk masuk dalam mimpi yang menantang?”
“Pertanyaan yang lucu. Aku baru tahu Siluman Kucing jago melawak.”
Ia tidak membalas ejekanku dan hanya melemparkan sebuah surat. Aku tahu angka 1001 ini tidak akan menjadi hal yang menyenangkan. Tapi aku tahu, akan banyak pria yang bisa kupatahkan ‘batang’kesombongannya. Dan Hanya Dalam Satu Mimpi.
KEHIDUPAN SEBELUM TURNAMEN.
Lucida meninggalkan kota Nataleta pada umur yang masih muda. Ia tak ingat umur jelasnya, pada saat itu ia masih belia. Masih polos dan naïf dalam memandang segala hal. Yang ia tahu, dirinya telah dikotori oleh tangan-tangan pria. Ia tak mau mengingat apa yang terjadi karena baginya semua itu menjijikkan.
Ia dikejar oleh dua kubu: Pengutuk Mimpi dan Penjaga Mimpi. Tak banyak yang bisa ia lakukan bila dikeroyok massa, maka ia menunggu waktu yang tepat dalam persembunyian di cabang ke lima ratus tujuh puluh delapan pohon Iggdrasl. Ia membuat tangga dimensi bagi mereka yang berkeinginan atau berkebutuhan keras untuk mengutuk. Syarat yang dimintaya mudah: harus minimal ada satu korban pria. Bayarannya pun mudah, uang seadanya dan informasi tentang dunia sana: baik Penjaga Mimpi ataupun Pengutuk Mimpi. Ia menunggu, menunggu saat yang tepat baginya untuk meruyak dan memunculkan bayangan yang mengalungi Lucidy. Ia hanya tahu, bayangan tersebut muncul dari pria.
Ia telah menunggu, lebih dari 10 tahun. Kesabarannya makin terkikis. Dan tak ada informasi yang benar-benar berguna. Ia mulai berpikir untuk mencari cara yang lebih berskala besar tapi tetap aman. Dan kesempatan itu datang. Ia punya agenda khusus yang melibatkan para pria.
NAMA : Lucida Rimawel
UMUR : 28 tahun
JENIS KELAMIN : Perempuan
DESKRIPSI FISIK :
Menurut pengakuan Alfayt Sintroma
“Tidak banyak yang kuingat dari fitur fisik gadis ini. Yang kuingat hanyalah bahwa gadis ini tinggi, mungkin sekitar 175 cm. ramping dan kurus (sulit bagiku untuk menebak umur –apalagi karena isu tersebut sensitif). Rambutnya pendek dan -entahlah mungkin berwarna hitam. Saat gadis itu bergerak terlihat seperti ia mengenakan anting panjang, menyerupai pentol korek. Baju? Sayang sekali hanya kepalanya saja yang kuingat. Satu yang pasti, ia menjatuhkanku dengan cepat dalam mimpi dan dia… kurasa bagian itu tak perlu kuceritakan, yang pastinya kalian tahu aku tak lagi mendapat julukan pemburu perawan.“
Menurut pengakuan Theomigas Dawnijo
“Lucida? Hmmm… nama yang tak asing di kalangan kami para Penjaga Mimpi. Gadis Bengal pembenci pria itu sering sekali membuat kami kerepotan. Dia adalah salah satu dari lawan yang tak ingin kami temui. Hanya satu orang yang sepertinya cukup obsesif bertemu dengannya. Namanya Xyz, ah dasar panggilan Setan Mimpi, itu dia di sana. Tanyalah padanya perihal Pengutuk Mimpi itu.”
Menurut pengakuan Xyz Cidrta
“Lucida? Urusan apa yang kau inginkan dari dia? Menerima tawaran mengutuknya? Atau kau mengincar tubuh seksi nya? Atau kau mengincar jubah Pelangi tujuh Dosa-nya? Oh tidak, aku tahu… tampang materialistis sepertimu pasti mengincar Piring dan Lilin Pemusnah Asa miliknya. Ya ya kau pasti terpesona padanya. Dia cantik, menggelora dengan mata yang begitu angkuh, dan ah… tubuh yang begitu diidamkan. Hmm, atau kau sebenarnya sedang ingin menyewanya? Bagus kalau begitu. Siapa targetmu? Beritahu namanya dan akan kulindungi targetmu itu! Ayo cepat, pergilah! Hanya orang yang ingin punya urusan dengannya yang akan bisa bertemu dengan si cantik-bahaya itu.”
KEPRIBADIAN :
Disarikan dari catatan Ananda Surya, salah seorang yang mengaku bertemu dan berbincang dengan Lucida.
“Lucida. Bukan tipe gadis yang ingin ditemui pria biasa. Mungkin hanya pria tipe-tipe masokistik yang akan mau bertemu dengannya. Aku tak suka sifat merendahkan dan suara memerintahnya. Belum lagi nada tinggi dan suara melengkingnya membuatku muak. Tapi wawancara adalah wawancara.
Ia membenciku. Aku dapat melihat dari senyumnya yang tertarik sinis itu. Ia memaksaku untuk duduk manis? Heh! Aku penulis di sini. Aku punya kuasa. Tapi bagiku dia menarik. Persis seperti macan, macan betina yang melindungi anaknya. Pria mendekat, ia akan mencakar dan mengejar tak kenal lelah… dan memangsanya. Bekas luka di mataku ini juga hasil dari ‘salah ucap’ tentang perempuan. Heh, dasar betina. Ia tak segan, hampir kurasakan ia tak mengenal keraguan saat bertindak. Itu lah yang mengerikan darinya: Predator.
Aku tak suka berbicara lama-lama dengannya. Salah-salah ia bisa memotong bagian tubuhku. Atau entahlah, ia berkata akan mematahkan ‘batang’ku. ”
BIOGRAFI :
Lahir dari keluarga khusus yang bisa masuk ke alam mimpi di kota Nataleta. Awalnya ia diplot untuk masuk sebagai salah satu korps elite Penjaga Mimpi, seperti ayahnya. Kemampuan atletik dan daya analisis singkatnya menjadikan ia termasuk diantara para Penjaga Mimpi pemula yang diharapkan. Saying pada misi pertamanya ia menghilang karena hancurnya alam mimpi “Prustelida” –klien yang mimpinya harus dijaga karena terus diteror.
Regu pencari diutus tapi mendapatkan hasil nihil. Selama 7 hari ia menghilang dan ditemukan di lembah Tpyomim berselimutkan Jubah yang memiliki 7 warna dan bertotol-totol seperti macan. Ia dibawa kembali ke Nataleta. Pada satu hari itu, semua pria yang sedang pulas tertidur di kota itu mengalami kelumpuhan parsial. Mereka mengaku diserang gadis kecil yang mampu mengendalikan Setan Mimpi. Gadis itu dikatakan mirip Lucida. Besoknya, kejadian yang sama terulang kembali, di saat Lucida masih pulas.
Di hari ketiga, para konsul memutuskan untuk membangunkan Lucida secara paksa untuk menginterogasinya. Di saat itulah kaum Pengutuk Mimpi datang dan meminta Lucida untuk dikembalikan. Mereka mengaku bahwa Lucida adalah Messiah dari kaum mereka. Diplomasi dilakukan tapi pada hari itu juga, semua utusan dari dua sisi; Pengutuk dan Penjaga Mimpi mengalami kelumpuhan massal karena diserang dalam alam mimpi – yang paling parah dialami oleh pria.
Lucida terbangun dalam kondisi trance. Meninggalkan mereka semua dengan mengatakan bahwa ia tidak termasuk diantara kedua kaum. Setelah itu ia dikabarkan menghilang dan hanya bisa ditemukan oleh mereka yang berkeinginan keras untuk mengutuk seseorang dalam mimpi.
KEMAMPUAN :
Berdasar dari info korban, dapat disarikan kemampuan gadis ini:
Jubah-Pelangi-tujuh-dosa nya mampu mengenali dosa-dosa yang disembunyikan dalam pikiran manusia. Iri, Nafsu birahi, Kemarahan, Rakus, Kemalasan, Kesombongan, dan Keserakahan. Kepribadian Lucida pun dikatakan cocok untuk memancing sifat bejat ini keluar. Begitu sifat ini dideteksi oleh jubah maka sifat tersebut akan dimanifestasikan dalam wujud Setan Mimpi yang akan menyerang target. Semakin kuat 7 dosa tersebut maka semakin kuat manifestasi Setan Mimpi tersebut.
Piring dan Lilin Pemusnah Asa. Cahaya pada lilin ini mampu menghipnotis lawan untuk tetap diam di tempat. Apabila batang lilin ditempelkan pada tubuh lawan maka ia tidak boleh bergerak. Bila ia bergerak maka sang pemimpi akan terbangun karena goncangan maha dahsyat. Sang pemimpi biasanya terbangun dan membuat korban hilang selamanya di alam satu masa tersebut. Seperti kiamat dunia. Hanya peralatan untuk bertahan.
Bila Piring dibakar dan ditebas maka target akan dikerubungi oleh Api Pemusnah Mimpi. Bila target terkena Api tersebut maka ia akan terlempar kembali ke alam nyata dan melupakan segalanya.
Anting Pentool. Dikabarkan sebagai alat untuk memantik api untuk menyalakan Lilin Pemusnah Asa. Selain itu ketajamannya bisa digunakan sebagai untuk memotong batang lilin.
Dan berdasar info juga, ia tak seperti Pengutuk Mimpi pada umumnya. Serangan Lucida bersifat instant dan cepat. Ia dijuluki Pengutuk Mimpi Pertama karena mampu menghukum pada kunjungan pertama – tidak seperti Pengutuk Mimpi lain yang butuh maksimal 7 kunjungan. Tapi dampak dari instan ini cukup merusak, dan iapun dibenci kaum Pengutuk Mimpi karena hal tersebut.
Selain dari alat-alat yang disebutkan di atas, Lucida adalah salah satu master dari Tarian Piring Pengunci. Beladiri khas Pengutuk Mimpi ini bisa digunakan sebagai dua fungsi:
Untuk mengunci lawan dengan meletakkan piring di 7 titik vital
Untuk hipnotis melalui tarian dalam gerak lambat dan ritmikal. Banyak memakai gerakan berputar dalam gerakan tangan dan gerakan kaki.
Update:
Setan Mimpi yang pernah dikenali:
Kemalasan: Kukang terrantai. jumlah rantai menjadi penanda kemalasan seseorang. nominal tertinggi yang pernah terlihat adalah sembilan. kemampuannya adalah tahan banting dan mampu menembakkan sinar merah tipis yang bisa menembus, membeku dan memadatkan korbannya. K sebagai lawan pertama Lucida memiliki tujuh rantai (silahkan kira sendiri kemalasannya)
Keserakahan: Babi berkepala tiga dan bermulut lima. dikatakan sebagai Setan Mimpi yang tidak terlalu besar kemampuannya. mungkin masih ada lagi jenis yang lain. kemampuan Babi ini menyedot apapun yang berazaskan "Keserakahan".
Iri: ???
Marah: ???
Kesombongan: ???
Nafus Birahi: ???
Rakus: ???
KELEMAHAN :
Kemampuannya hanya bisa digunakan dalam dunia mimpi kecuali Tarian Piring Pengunci. Ia butuh lawannya untuk tidur
Tidak punya kemampuan bertahan, atau lebih tepatnya, ia hanya berpikir untuk maju menabrak dan menghiraukan luka. Untungnya ia cukup lincah menghindar.
Saat masuk dalam dunia mimpi, seperti penjaga mimpi, tubuh dalam dunia nyatanya tak terjaga.
Tak bisa tenang di hadapan pria. Emosinya sering lepas kontrol dan membuat dirinya sering merangsek menampar, menghajar, dan menghina pria. Tapi sifat ini kadang membuatnya memiliki fans tersendiri.
REALMS : Alam Mimpi – disebut Lucidy oleh sebagian pengelana mimpi. Dikatakan pula ia tinggal di versa 7 dekat pohon dimensi Iggdrasl
MOTIVASI IKUT TURNAMEN.
Aku Lucida Rimawel. Diari ini kutulis sebagai bukti Telaah dan Kutuk Mimpi ke 1001. Angka yang mengerikan, mengingatkanku akan malam pertama aku bertugas. Malam dimana segala pandanganku tentang dunia berubah. 1001. Magis. Sama seperti kutukan.
Klienku, Nekoman. Makhluk ghaib berwujud kucing. Eksistensinya misterius bagiku. Ia seperti Setan Mimpi tapi dengan kepercayaan diri yang tidak berlebih. Ia menanyakan “Tertarikkah untuk masuk dalam mimpi yang menantang?”
“Pertanyaan yang lucu. Aku baru tahu Siluman Kucing jago melawak.”
Ia tidak membalas ejekanku dan hanya melemparkan sebuah surat. Aku tahu angka 1001 ini tidak akan menjadi hal yang menyenangkan. Tapi aku tahu, akan banyak pria yang bisa kupatahkan ‘batang’kesombongannya. Dan Hanya Dalam Satu Mimpi.
KEHIDUPAN SEBELUM TURNAMEN.
Lucida meninggalkan kota Nataleta pada umur yang masih muda. Ia tak ingat umur jelasnya, pada saat itu ia masih belia. Masih polos dan naïf dalam memandang segala hal. Yang ia tahu, dirinya telah dikotori oleh tangan-tangan pria. Ia tak mau mengingat apa yang terjadi karena baginya semua itu menjijikkan.
Ia dikejar oleh dua kubu: Pengutuk Mimpi dan Penjaga Mimpi. Tak banyak yang bisa ia lakukan bila dikeroyok massa, maka ia menunggu waktu yang tepat dalam persembunyian di cabang ke lima ratus tujuh puluh delapan pohon Iggdrasl. Ia membuat tangga dimensi bagi mereka yang berkeinginan atau berkebutuhan keras untuk mengutuk. Syarat yang dimintaya mudah: harus minimal ada satu korban pria. Bayarannya pun mudah, uang seadanya dan informasi tentang dunia sana: baik Penjaga Mimpi ataupun Pengutuk Mimpi. Ia menunggu, menunggu saat yang tepat baginya untuk meruyak dan memunculkan bayangan yang mengalungi Lucidy. Ia hanya tahu, bayangan tersebut muncul dari pria.
Ia telah menunggu, lebih dari 10 tahun. Kesabarannya makin terkikis. Dan tak ada informasi yang benar-benar berguna. Ia mulai berpikir untuk mencari cara yang lebih berskala besar tapi tetap aman. Dan kesempatan itu datang. Ia punya agenda khusus yang melibatkan para pria.
Komentar
Posting Komentar