[FRC ROSTER] Menteri Peperangan Dalam Negeri
SURAT PANGGILAN
Kepada yang Terhormat
Bpk Menteri Peperangan Dalam Negeri
Yang Berumur 21 tahun-kurcaci (42 tahun-manusia)
Dan Memiliki Ciri-ciri Sebagai Berikut
Kaum kurcaci. Sebagaimana penduduk Republik Selatan Serikat pada umumnya, Bapak Menteri adalah seorang kurcaci. Tidak butuh tidur, tidak bisa tumbuh kumis dan janggut, berumur singkat, telinga lancip, dan memiliki pertumbuhan rambut yang cepat.
Rambut hitam yang selalu dipangkas pendek. (Tidak seperti kurcaci lainnya yang, saking cepatnya rambut mereka tumbuh, sudah tidak terlalu peduli lagi dengan panjang rambut.)
Penampilan pakaian Bapak Menteri bisa dilihat di Lampiran 1.
Adalah Seseorang yang sesuai dengan gelarnya. Ia menyukai peperangan, dan ia mendukung peperangan. Meski banyak gadis-gadis kurcaci yang menganggapnya sebagai menteri paling tampan, ia tidak pernah jatuh cinta dengan kaumnya sendiri. Tapi itu tidak penting. Ini yang lebih penting: Bapak Menteri selalu percaya dengan siapapun tanpa terkecuali.
Kami Memanggilnya karena ia telah berhasil menghindari dua penagih utang Bank Dunia kelas atas, Rengasdengklok dan Rangkasbitung. Dana yang ia minta untuk Peperangan Dalam Negeri Republik Selatan Serikat masih belum dilunasi dengan alasan bahwa para Pengusaha Putih telah menjebaknya, padahal salah satu penyidik kami telah melihat sendiri bahwa acaranya sukses dengan tingkat kematian 118 terpidana mati.
Demikian, agar surat ini dimaklumi.
Tertanda,
Direktur Urusan Jahat-Menjahat Bank Dunia
Grayson Bakrie
Lampiran 1
Lampiran 2 – Kemampuan
Pasal 1 UU Peperangan Dalam Negeri: Kidal
Pasal 2 UU Peperangan Dalam Negeri: Makan lima kali sehari
Pasal 72 Ayat 2a UU Peperangan Dalam Negeri: Bisa dengan mudah mengayunkan benda yang lebih besar dari dirinya. (Ia pernah menggunakan tank sebagai pengganti palu, karena itu keren.)
Pasal 5 UU Peperangan Dalam Negeri: Tidak bisa terluka/celaka jika sedang berbicara. (Isi pasal yang asli: Peserta perang dilarang saling menyerang dan/atau melancarkan serangan apabila salah satu pihak sedang berbicara.)
Lampiran 3 – Kelemahan
Pasal 3 Ayat 1 UU Peperangan Dalam Negeri: Dilarang bertarung dengan non-humanoid (contoh: asap)
Pasal 3 Ayat 2 UU Peperangan Dalam Negeri: Kalah bila membunuh secara langsung
Pasal 3 Ayat 3 UU Peperangan Dalam Negeri: Menyerah bila ke kamar kecil
Lampiran 4 – Catatan Pribadi
Berasal dari Daerah Khusus Ibukota Kota Induk, Republik Selatan Serikat
Aku kabur ke Battle of Realms agar Rangkasbitung dan Rengasdengklok tidak bisa menangkapku, sekaligus agar bisa mendapatkan Kebenaran dari semua masalahku dengan Bank Dunia.
Dulu aku adalah Menteri Pertahanan, namun Presiden dan Dewan Kendali merombak tatanan negara setelah Kerusuhan Lima Tahun sehingga aku dijadikan Menteri Peperangan Dalam Negeri. Sepertinya mereka juga yang menjebakku sampai-sampai aku dikejar utusan Bank Dunia.
Kepada yang Terhormat
Bpk Menteri Peperangan Dalam Negeri
Yang Berumur 21 tahun-kurcaci (42 tahun-manusia)
Dan Memiliki Ciri-ciri Sebagai Berikut
Kaum kurcaci. Sebagaimana penduduk Republik Selatan Serikat pada umumnya, Bapak Menteri adalah seorang kurcaci. Tidak butuh tidur, tidak bisa tumbuh kumis dan janggut, berumur singkat, telinga lancip, dan memiliki pertumbuhan rambut yang cepat.
Rambut hitam yang selalu dipangkas pendek. (Tidak seperti kurcaci lainnya yang, saking cepatnya rambut mereka tumbuh, sudah tidak terlalu peduli lagi dengan panjang rambut.)
Penampilan pakaian Bapak Menteri bisa dilihat di Lampiran 1.
Adalah Seseorang yang sesuai dengan gelarnya. Ia menyukai peperangan, dan ia mendukung peperangan. Meski banyak gadis-gadis kurcaci yang menganggapnya sebagai menteri paling tampan, ia tidak pernah jatuh cinta dengan kaumnya sendiri. Tapi itu tidak penting. Ini yang lebih penting: Bapak Menteri selalu percaya dengan siapapun tanpa terkecuali.
Kami Memanggilnya karena ia telah berhasil menghindari dua penagih utang Bank Dunia kelas atas, Rengasdengklok dan Rangkasbitung. Dana yang ia minta untuk Peperangan Dalam Negeri Republik Selatan Serikat masih belum dilunasi dengan alasan bahwa para Pengusaha Putih telah menjebaknya, padahal salah satu penyidik kami telah melihat sendiri bahwa acaranya sukses dengan tingkat kematian 118 terpidana mati.
Demikian, agar surat ini dimaklumi.
Tertanda,
Direktur Urusan Jahat-Menjahat Bank Dunia
Grayson Bakrie
Lampiran 1
Lampiran 2 – Kemampuan
Pasal 1 UU Peperangan Dalam Negeri: Kidal
Pasal 2 UU Peperangan Dalam Negeri: Makan lima kali sehari
Pasal 72 Ayat 2a UU Peperangan Dalam Negeri: Bisa dengan mudah mengayunkan benda yang lebih besar dari dirinya. (Ia pernah menggunakan tank sebagai pengganti palu, karena itu keren.)
Pasal 5 UU Peperangan Dalam Negeri: Tidak bisa terluka/celaka jika sedang berbicara. (Isi pasal yang asli: Peserta perang dilarang saling menyerang dan/atau melancarkan serangan apabila salah satu pihak sedang berbicara.)
Lampiran 3 – Kelemahan
Pasal 3 Ayat 1 UU Peperangan Dalam Negeri: Dilarang bertarung dengan non-humanoid (contoh: asap)
Pasal 3 Ayat 2 UU Peperangan Dalam Negeri: Kalah bila membunuh secara langsung
Pasal 3 Ayat 3 UU Peperangan Dalam Negeri: Menyerah bila ke kamar kecil
Lampiran 4 – Catatan Pribadi
Berasal dari Daerah Khusus Ibukota Kota Induk, Republik Selatan Serikat
Aku kabur ke Battle of Realms agar Rangkasbitung dan Rengasdengklok tidak bisa menangkapku, sekaligus agar bisa mendapatkan Kebenaran dari semua masalahku dengan Bank Dunia.
Dulu aku adalah Menteri Pertahanan, namun Presiden dan Dewan Kendali merombak tatanan negara setelah Kerusuhan Lima Tahun sehingga aku dijadikan Menteri Peperangan Dalam Negeri. Sepertinya mereka juga yang menjebakku sampai-sampai aku dikejar utusan Bank Dunia.
Komentar
Posting Komentar